Security Sentul City dan Angkot Anak Yatim

August 1, 2010 No comments »

Pagi sekali, jam 05.30, anak-anak Pondok Yatim Menulis, Tamansari sudah berkumpul di rumah saya. Dengan bersemangat, mereka akan memetik buah latihan seminggu ini untuk tampil di acara EcoFest di Sentul City…

Berangkatlah kami dengan menyewa sebuah angkot. Berpadat-pada di dalam angkot, tapi para personel d’Situ Band… nama Band perkusi barang bekas Pondok Yatim ini, tetap ceria; bernyanyi sepanjang perjalanan.

Hampri 1 jam, sampailah kami di lokasi acara. Rencana hari ini d’Situ Band akan tampil membuka acara dengan membawakan 2 lagu: Indonesia Raya dan Mau Dibawa Kemana-nya Armada (teksnya diubah sedikit)..

Angkot sewaan parkir di dekat panggung; karena di lokasi tersebut sudah banyak mobil-mobil lain–mobil pribadi tentunya– dan tak masalah untuk parkir disitu. Setelah menurunkan anak-anak; angkot saya minta parkir deket-deket sini saja. Toh, kita tampil hanya sebentar (15 menit)..

Anak-anak d’Situ Band tampil lumayan semangat…

» Read more: Security Sentul City dan Angkot Anak Yatim

Calon Haji dan Orang Stress

July 26, 2010 No comments »

Dari beberapa ustadz (ulama) di kampung saya, ada satu orang yang belum naik haji. Orangnya sederhana; tapi ilmunya dalam sekali. Punya pesantren tradisional.. Anaknya pun kini punya pesantren.

Dulu, waktu saya jadi kreatif Naik Haji Gratis di SCTV… saya (tadinya) mengusulkan beliau ini yang mendapat ‘jatah’ Naik Haji Gratis. Tapi karena alasan gender, maka, beliau tak terpilih…

Kemarin, usai ‘ziarah’ ke Monas dan mengikuti Kampanye Zakat di Bundaran HI.. saya ngobrol dengan anaknya… yang merupakan ibu dari 2 anak yatim yang kami bina di Pondok Yatim Menulis…

Saya bertanya tentang ayahnya…. Beliau yang menjadi ustadz dan ulama itu..

» Read more: Calon Haji dan Orang Stress

Golden Ticket to USA - Napak Tilas Jejak Obama

May 27, 2010 No comments »

Minggu pagi, sebenarnya saya ada janji bermain bola dengan anak yatim Pondok Yatim Menulis di Ciapus. Akan tetapi, berita via email 2 hari lalu dari US Embassy - Jakarta, tentang pemberian Golden Ticket to USA, sudah ada di tangan saya; sudah diprint dan saya jaga dengan hati-hati.

Undangan ini bermula dari milist di komunitas blogger Bogor yang menginformasikan ada kompetisi Golden Ticket to USA di Grup Facebook US Embassy - Jakarta.

Berangkatlah saya ke RCTI; sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, jam 08.00 - 09.00. Memacu motor dan melanjutkan perjalanan menggunakan bis serta busway; jam 06.00 berangkat, saya pun tiba jam 08.30 di RCTI. Sudah ramai di ruangan audisi/seleksi. Semua dengan atribut yang berbau Amerika. Ada yang bergaya koboy, Indian, Elvis Presley, sampai yang paling sederhana adalah mengenakan kaos atau kemeja dengan corak negara Amerika Serikat. Malah, ada seorang bapak yang berkemeja rapi dan berdasi patung Liberty yang sangat menyolok.

» Read more: Golden Ticket to USA - Napak Tilas Jejak Obama

Mbah Priok Kena Gusur

April 14, 2010 No comments »
Melihat televisi, kerusuhan akibat penggusuran terhadap makam Mbah Priok, salah satu tokoh penyebar agama Islam di wilayah Jakarta.

Miris… pihak kepolosian, sibuk melawan rakyatnya sendiri.

Ada Satpol PP yang wafat. Banyak yang luka-luka. Akibat goresan samurai yang dilempar. Warga juga ada yang terluka.

Bangsa ini sungguh lebih terluka lagi.

Dalam sekali.

Sampai kapan bangsa ini berdamai? Memang sulit berdamai dengan orang lain, jika tidak bisa berdamai dengan diri sendiri.

Banyak yang punya keterkaitan erat dengan Tanjung Priok; bahkan sebelum pemberangkatan haji melalui jalur udara, jemaah haji menggunakan Pulau Onrust untuk menunaikan ibadah haji-nya.

Mbah Priok punya jasa besar dalam membuat daerah itu tersentuh spiritualisme.

Jika beliau yang sedang tenang dalam pelukan Allah di alam akhirat, melihat kejadian hari ini; sangat mungkin Mbah Priok sedih sekali.. melihat nilai-nilai yang disebarkannya dicederai oleh rakyatnya sendiri.

Bangsa ini terus berduka; bukan karena disakiti oleh bangsa lain; tapi karena sering menyakiti hati nuraninya sendiri…

Televisi ’sangat membantu’.. dengan menampilkan horor berita. Darah tercecer; pukulan terlontar. Sementara reporter dengan semangat memberitakannya. Close up terhadap luka-luka korban.

Berita menambah derita; karena horor yang ditampilkan. Sangat menyedihkan.

Berdamailah… dimulai dengan berdamai terhadap diri sendiri…

NOT ANGLED’S HEART

April 6, 2010 No comments »

This is based on a true story, from a friend of mine.

‘ I only have four kids..! Go away from here..!’.

Doni was expelled from the house. He was the fifth of five children. His father was not admitted him as his child anymore. His parents do not expect whether he back home or not. His delinquency was on the verge of the limit, by parents opinion, caused him evicted from the house, deemed no longer exist. Living or dead is not important anymore.

Feeling sad and hurts, makes Doni fell more into wildlife outside the house. It is also makes his character of thugs. Until one day he met someone who doing multi level marketing business.

Doni joined then. His energy and embittered about that incident, can be channeled through that business. He received coaching from Mr. Kim, which having a high enough position and have thousands of ‘down line’. Mr. Kim is guiding him not only about the business, but also how to behave as a human.

» Read more: NOT ANGLED’S HEART